Polisi : Taruna Akpol Wafat karna Tidak berhasil Nafas akibat Penganiayaan

Polisi : Taruna Akpol Wafat karna Tidak berhasil Nafas akibat Penganiayaan

Polisi : Taruna Akpol Wafat karna Tidak berhasil Nafas akibat Penganiayaan

       SEMARANG, Polda Jawa Tengah membuka penyebabnya kematian Muhammad Adam, satu diantara taruna Akademi Kepolisian yang tewas selesai apel malam di kompleks pendidikan perwira Polri itu.

Berdasarkan hasil otopsi tim Forensik Tempat tinggal Sakit Bhayangkara Polri di Semarang mengungkap kalau Adam wafat disangka karna tidak berhasil nafas akibat hantaman benda keras dibagian dada.

” Hasil otopsi korban alami luka lebam di dada. Korban juga alami luka dibagian paru-paru dalam, tepatnya di kiri serta kanan, ” tutur Kabid Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Djarod Padakova, Jumat (19/5/2017).

Djarot menyampaikan, sisa luka dibagian dada dikarenakan oleh desakan yang cukup kuat. Polisi juga mulai memperoleh titik jelas kalau Adam disangka wafat karna tindak kekerasan atau penganiayaan.

Baca Juga : Rekening Dapat Diintip Ditjen Pajak, DPR bakal Panggil Sri Mulyani

” Itu mengakibatkan tidak berhasil nafas karna tak memperoleh oksigen, ” imbuhnya.

Polisi sekarang ini baru mengecek 21 orang saksi berkaitan tewasnya Muhammad Adam. Mereka yang di check datang dari tingkat II, lantas taruna tingkat di atasnya.
Advertisment

Beberapa saksi yang di check yaitu mereka yang tahu info sebelumnya korban tewas.

Adam disangka tewas karna penganiyaan oleh beberapa seniornya di Akpol. Adam tewas sesudah lakukan apel malam di kompleks pendidikan polisi itu. Polisi berjanji menangkap beberapa pelaku, termasuk juga lakukan sistem hukum dengan cara pidana.

” Yang pasti kita bakal ungkap pelaku. Kita bakal sistem dengan cara pidana, ” kata Kapolda Jateng Irjen Polisi Condro Kirono, di Semarang, Kamis (18/5/2017).

Support by : kompas.com