Kenalan di Facebook, ABG Ini Jadi Dicabuli Pacarnya

Kenalan di Facebook, ABG Ini Jadi Dicabuli Pacarnya

Kenalan di Facebook, ABG Ini Jadi Dicabuli Pacarnya

          Pontianak – Cerita cinta sepasang anak dibawah usia ini menarik perhatian orang-orang Pontianak, Kalimantan Barat. Sebab, cinta mereka jadi berbuntut pada pencabulan.

Cinta kilat pada TF serta DH itu bermula dari perjumpaan lewat sosial media Facebook. Dari perjumpaan itu, sepasang anak baru gede itu lalu lakukan komunikasi intens. Dari situ juga lalu mereka mengambil keputusan untuk pacaran.

Tetapi, cerita cinta mereka jadi berbuntut pada laporan polisi. TF disangka mencabuli DH.

Kepala Masalah Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cucu Safiyudin menjelaskan, kepolisian setempat sudah terima laporan pencabulan pada anak dibawah usia.

” Korban DH masih tetap pelajar SMP kelas 1, ” kata Cucu pada Liputan6. com di Mapolda Kalimantan barat, Rabu, 26 April 2017.

Baca Juga : Ini Kata Juiceuf Kalla di Oxford masalah Islam Indonesia serta Vonis Ahok

Cucu menerangkan, urutan pencabulan itu bermula pada Senin siang, 24 April 2017, waktu DH pamit dari tempat tinggal. Tetapi hingga besok harinya, DH tak kunjung pulang.

” Nyatanya korban pergi dengan pelaku yang di ketahui berinisial TF yang di kenal di Facebook sebulan waktu lalu, ” tutur Cucu.

Besok harinya, sekitaran jam 20. 00 WIB, orang-tua DH temukan anaknya di Jalan Setuju, Kota Pontianak berbarengan TF. Dari situ, orang-tua segera membawa DH pulang ke tempat tinggal.

” Hingga dirumah di tanyakan serta korban mengakui telah satu kali bersetubuh dengan pelaku berinisial TF, ” papar Cucu.

Pernyataan itu juga bikin orang-tua DH geram. Tidak menginginkan menanti lama, orang-tua DH melaporkan peristiwa itu ke kepolisian setempat.

” Diantar orang-tua, korban segera dibawa ke Mako Polsek Pontianak Barat. Lantas dibawa ke unit PPA Polresta Pontianak untuk dikerjakan kontrol serta memohon visum, ” kata Cucu.

Saat ini unit PPA Polresta Pontianak tengah mengolah masalah pencabulan itu. Polresta Pontianak mengatasi karna DH serta TF masih tetap dibawah usia.

Cucu menyampaikan TF yang masih tetap duduk di kelas 3 SMP akan dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 serta Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Th. 2014 mengenai Perlindungan Anak.

Support by : liputan6.com