Jazuli Juwaini kaget dimaksud kecipratan USD 37. 000 uang e-KTP

Jazuli Juwaini kaget dimaksud kecipratan USD 37. 000 uang e-KTP

Jazuli Juwaini kaget dimaksud kecipratan USD 37. 000 uang e-KTP

Jazuli Juwaini kaget dimaksud kecipratan USD 37. 000 uang e-KTP

Muchitonosogu.com – Beberapa nama anggota DPR disangka turut kecipratan uang korupsi pengadaan proyek Kartu Sinyal Masyarakat elektronik (e-KTP), satu diantaranya Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. Dari dakwaan tersangka masalah e-KTP yang mengedar, Jazuli dimaksud terima USD 37. 000 waktu menjabat sebagai Ketua Grup Fraksi (Kapoksi) 2 DPR.

Jazuli menyanggah turut kecipratan aliran dana e-KTP. Jazuli mengakui terperanjat dengan mengedarnya berita namanya terseret dalam masalah itu. Waktu masalah itu terkuak pada 2011-2012 lantas, Jazuli mengakui sudah bertugas di Komisi VIII.

” Saya agak terperanjat serta kaget memperoleh berita ini. Apa kebutuhan e-KTP dengan saya yang di komisi VIII. Ini agak aneh serta tidak nyambung, ” kata Jazuli waktu dihubungi, Kamis (9/3).

Anggota Komisi I DPR itu mengakui sudah bertugas di Komisi VIII pada medio 2009-2013 serta baru dimutasi ke Komisi II pada 1 Juni 2013. Karenanya, dia menyebutkan sekalipun tak tahu kajian menambahkan biaya proyek e-KTP lantaran berstatus Kapoksi, Pimpinan Komisi II atau anggota Tubuh Biaya (Banggar) DPR.

Baca Juga : Dortmund Miliki Rekor Kandang Prima atas Club Portugal

” Saya dari 2009 hingga 2013 itu di komisi VIII, 1 Juni 2013 baru di komisi 2. Peristiwa e-KTP itu pada 2011/2012. Ketika itu saya itu saya bukanlah anggota komisi II, bukanlah Kapoksi Komisi II, bukanlah pimpinan komisi 2, bukanlah pimpinan serta anggota banggar, ” klaimnya.

Support by Merdeka.com