Dinilai Tak Pantas, Patung Raksasa Ditolak Museum Louvre

Dinilai Tak Pantas, Patung Raksasa Ditolak Museum Louvre

Dinilai Tak Pantas, Patung Raksasa Ditolak Museum Louvre

             PARIS,  Sebuah patung raksasa yang rencananya dipamerkan di samping museum Louvre, Paris, Perancis terpaksa dipindah.

Bertajuk ” Domestikator”, patung karya pematung Belanda Joep van Lieshout tersebut – meski tidak secara eksplisit – memberi kesan seorang pria yang bersenggama dengan hewan.

Karya tersebut memiliki tinggi sekitar 12 meter dan awalnya direncanakan untuk dipamerkan di taman Tuileries, yang bersebelahan dengan Museum Louvre, dalam pameran seni kontemporer internasional tahunan (FIAC) di Paris.

Namun di saat-saat terakhir, Presiden Louvre Jean-Luc Martinez membatalkan rencana tersebut.

Baca Juga : Temui Ahok di Mako Brimob, Agus Yudhoyono Berbagi Cerita dan Doa

Dalam sebuah surat kepada penyelenggara FIAC, Martinez mengatakan banyak unggahan di internet tentang patung tersebut telah memunculkan persepsi yang keliru.

“Persepsi tentang karya ini mungkin terlalu kasar bagi orang-orang awam di Taman Tuileries,” ungkapnya seperti dikutip AFP.

Pandangan tentang patung tersebut salah satunya disampaikan seniman asal Montpellier, Didier Casiglio yang menilai karya tersebut mungkin agak tidak sesuai tempatnya.

“Mungkin akan lebih baik jika diletakkan di hutan atau taman. Kalau di sini (Taman Tuileries) mungkin terlalu kasar,” ungkapnya.

Setelah ditolak oleh Louvre, patung tersebut akhirnya diterima dengan tangan terbuka di Pompidou Centre.

Ajang eksebisi FIAC memasuki penyelenggaraan ke-44 akan resmi dibuka pada 19-22 Oktober 2017 dan akan menampilkan hingga 70 karya patung.

Namun patung Domestikator telah dipindahkan ke Pompidou Centre pada Selasa lalu.

Support  by : kompas.com