Buktikan Bumi Datar, "Rapper" AS Kumpulkan Dana untuk Kirim Satelit

Buktikan Bumi Datar, “Rapper” AS Kumpulkan Dana untuk Kirim Satelit

Buktikan Bumi Datar, "Rapper" AS Kumpulkan Dana untuk Kirim Satelit

           muchitonosogu.com– Ada dua pandangan mengenai bentuk bumi, yang bulat dan yang datar. Masing-masing kubu telah memberikan argumennya dan percaya bahwa pandangan merekalah yang benar.

B.o.B pun tak terkecuali. Rapper yang mempercayai bahwa bumi menyerupai piring datar ini bahkan berani berdebat di Twitter dengan astrofisikawan Neil deGrasse Tyson.

Seperti diwartakan oleh Science Alert, B.o.B mempertanyakan mengapa lengkung bulat bumi tidak terlihat dari permukaan. Misalnya, mengapa dua kota yang berjarak 16 mil (25,7 Km) tampak seperti berada pada ketinggian yang sama.

 

Untuk itu, dia pun bersikeras untuk melakukan ekperimennya sendiri dan membuktikan kepercayaannya. Melalui laman GoFundMe, B.o.B mengajak siapa saja untuk memberinya donasi. Dengan uang yang terkumpul, dia berencana untuk membeli satelit.

Sejauh ini, kampanye yang disebut “Show B.o.B the curve” ini telah mengumpulkan 2.136 dollar Amerika. Patungan tersebut ditargetkan mencapai 1 juta dolar Amerika.

Baca Juga : Pengacara Sebut Jonru Ginting Dijadikan Tersangka dan Ditahan Polisi

“Apa kabar! Bantu B.o.B beli dan meluncurkan satu, jika tidak banyak, satelit ke luar angkasa. Dia telah menyumbangkan 1k untuk memulainya, dan Anda akan mendapat informasi baru dengan dokumentasi langkah demi langkah dari prosesnya!” tulis deskripsi tentang kampanye tersebut.

Langkah terbaru B.o.B ini tentu sangat menarik untuk diikuti, tetapi dia dan pendukung teori bumi datar lainnya mungkin harus siap kecewa.

Pasalnya, penganut bumi bulat telah mendapatkan bukti dari serangkaian percobaan dan foto dari luar angkasa. Salah satu foto itu adalah foto Blue Marble yang diambil oleh awak Apollo 17. Selain itu, Hubble Space Telescope juga punya foto orbit bumi yang terlihat lengkungannya.

The Blue Marble, sebuah foto ikonis yang diambil oleh kru Apollo 17 pada 7 Desember 1972 (NASA/Apollo 17 crew; taken by either Harrison Schmitt or Ron Evans)

Kemudian, adanya matahari terbit, terbenam, hingga pola cuaca menjadi salah satu penjelasan Bumi bulat. Sendainya Bumi datar, aturan fisika mungkin tak akan berlaku. “Bentuk planet seperti itu tidak mungkin,” kata Michael dari Vsauce.

“Apa pun yang sebesar bumi dan berbentuk seperti cakram datar, dengan gravitasinya sendiri akan secara alami runtuh kembali menjadi bola,” imbuhnya.

Support by : kompas.com