Berikut Faedah Edukasi Literasi Keuangan Anak Umur Awal

Berikut Faedah Edukasi Literasi Keuangan Anak Umur Awal

Berikut Faedah Edukasi Literasi Keuangan Anak Umur Awal

      Pendidikan literasi keuangan begitu dibutuhkan untuk mendidik manusia yang sadar serta memahami mengenai bagaimana caranya mengelola keuangan dengan cara bijak serta sesuai sama keperluan. Pendidikan literasi keuangan mesti diberikan sedini mungkin saja pada anak terlebih pada anak umur pra sekolah serta sekolah basic. Sebab, inginalan pada pengetahuan literasi keuangan mulai sejak awal bakal bikin anak-anak punya kebiasaan mengelola keuangan dengan baik serta benar di saat mendatang.

Di Indonesia pendidikan literasi keuangan masih tetap jadi suatu hal yang begitu tidak sering dikerjakan. Baik di lingkup keluarga maupun sekolah, pemberian pendidikan mengenai literasi keuangan masih tetap belum dikerjakan dengan cara serius serta terencana.

Dalam budaya orang-orang kita yaitu tabu mengulas semua suatu hal mengenai duit dihadapan anak. Tersebut kenapa pengetahuan, sikap, serta ketrampilan mengenai kesehatan finansial keluarga belum memperoleh jumlah yang cukup pada kurikulum pendidikan basic serta menengah. Oleh karenanya, nampak pandangan kalau literasi finansial bukanlah adalah kecakapan hidup (life skills) yang perlu dibekalkan pada anak.

Pendidikan literasi keuangan pada anak bukanlah sebatas pada inginalan duit, tetapi lebih jauh pendidikan literasi keuangan pada anak yaitu satu rencana mengenai inginalan pengelolaan keuangan dengan cara bijak serta dapat mengontrol pengeluaran keuangan dengan membedakan mana sebagai keperluan serta mana yang cuma hasrat.

Edukasi Literasi Keuangan sudah jadi program pemerintah yang di dukung oleh perbankan nasional, satu diantaranya PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Bank berkode emiten BBCA itu juga dengan cara aktif berkaitan menggerakkan komitmennya dalam tingkatkan literasi keuangan orang-orang Indonesia.

Seperti pada 21-22 April lantas, BCA mengadakan edukasi literasi keuangan untuk 103 siswa-siswi SD YPK Eben Haezer Klawana, 185 siswa-siswi SD Negeri Inpres 26 Klamono di Sorong, Papua Barat, serta 31 siswa – siswi SD Negeri 12 Kabupaten Sorong.

Baca Juga : Manchester United Siap Kemukakan Tawaran 50 Juta Pounds untuk Lacazette

Acara yang bekerja sama juga dengan United Nations International Children’s Fund (UNICEF) ini di hadiri Direktur BCA Rudy Susanto, Executive Vice President BCA Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati serta Kepala Kantor Lokasi IV BCA Frengky Chandra Kusuma, Senior Vice President CSR BCA Sapto Rachmadi, Perwakilan UNICEF Papua Franciscus Thio, Kepala Sekolah SD YPK Eben Haezer Klawana Yohan Manam, dan Kepala Sekolah SD Negeri Inpres 26 Klamono Simon Lobat, Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Calasina Tomasoa, serta Kepala Sekolah PAUD Mawar Janiba Seseray.

Direktur BCA Rudy Susanto (kiri) didampingi Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati (ke-2 kanan) serta Senior Vice President CSR BCA Sapto Rachmadi (kanan) melakukan edukasi kesehatan tentang utamanya membersihkan tangan pada beberapa siswa siswi SD Negeri Inpres 26 Klamono, Sorong, Papua Barat, Jumat (21/4/2017). (Dok. BCA)
Kerja sama juga dengan UNICEF sudah berjalan mulai sejak th. 2000. Sepanjang tiga th. paling akhir, ada dua program UNICEF yang peroleh support dana dari BCA, yaitu Sekolah Ramah Anak di Papua serta Pengembangan Anak Umur Awal Holistik-Integratif di Papua.

Edukasi Literasi Keuangan adalah satu diantara bentuk peran BCA diluar support dana memercayakan core competence-nya yaitu lewat edukasi literasi keuangan dengan harapan beberapa siswa-siswi SD mempunyai deskripsi serta pengetahuan yang utuh mengenai faedah keuangan.

“Kami berterima kasih pada UNICEF sudah di beri peluang berhubungan dengan siswa-siswi SD sebagai sisi dari satu diantara program andalan UNICEF, Pengembangan Anak Umur Awal Holistik-Integratif. BCA pastinya begitu mensupport program ini karna kami yakin pengembangan anak umur awal sangat esensial dalam menolong wujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, serta berakhlak mulia, ” tutur Rudy.

BCA mengerti, sambung Rudy, rutinitas mengelola keuangan butuh ditanamkan mulai sejak awal. Jika pelajar telah memperoleh edukasi tentang literasi keuangan mulai sejak awal, mereka bakal punya kebiasaan serta lebih gampang mengelola keuangan, termasuk juga tabungan.

“Semakin awal pelajar mengerti faedah rutinitas rajin menabung, jadi makin besar faedahnya untuk hari esok mereka. Walau tampak simpel, tetapi dampak periode panjangnya bakal begitu merasa, ” papar Rudy.

Terkecuali melakukan edukasi tentang literasi keuangan, BCA menyumbang beberapa buku mendidik, buku tips guru mengajar, alat peraga mendidik dan melakukan edukasi kesehatan tentang utamanya membersihkan tangan untuk beberapa siswa.

“Melalui rangkaian aktivitas ini, kami mengharapkan bisa berperan bangun rutinitas yang positif mulai sejak umur awal yang pastinya kami berharap bakal berguna untuk hari esok generasi muda nantinya, ” papar Rudy.

Support by : kompas.com